(031) 3000 2222 cs@grahaoffice.com

Brand adalah simbol pengenal, tanda, logo, nama, kata atau kombinasi dari kesemuanya, yang dibuat dengan tujuan untuk mengindetifikasian barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk membedakan dari barang atau jasa pesaing.

Perusahan harus memutuskan menetapkan suatu brand sebagai citra publiknya. Perusahaan harus terlebih dahulu menentukan identitas brandnya. Perusahaan sering memasukkan pesan, slogan, atau produk yang ditawarkan perusahaan. Tujuannya adalah untuk membuat brand yang mengesankan  dan menarik bagi konsumen.

brand awareness penting untuk bisnis min

Siapa yang tidak mengenal indomie? setiap mendengar kata indomie pasti kalian menjawab “seleraku” itu adalah contoh branding yang baik. Brand yang baik akan selalu dikenal dan memiliki pengaruh yang timeless bagi  konsumen, dan perpotensi untuk menciptakan basis pelanggan yang loyal.

Apa itu Brand Awareness? brand awareness adalah kemampuan konsumen untuk langsung  mengenali dan mengingat untuk merek hanya dengan melihat sesuatu baik warna, logo, image, dan sebagainya, yang menggambarkan suatu brand. Tujuan utama dari brand awareness tentu saja untuk meningkatkan loyalitatas konsumen melalui banyak cara.

Brand Awareness penting untuk bisnis? mengapa? Produk dan layanan yang berhasil mempertahankan tingkat brand awareness yang tinggi cenderung menghasilkan lebih banyak penjualan dibandingkan dengan pesaing. Tingkat brand awareness yang lebih tinggi biasanya setara dengan penjualan yang lebih tinggi dan juga berfungsi sebagai jurang kesenjangan yang mencegah pesaing mendapatkan lebih banyak mangsa pasar.

Langkah awal yang diambil untuk mebuat sebuah brand :

  1. Tentukan Target Audiens. Langkah pertama yang sangat signifikan untuk dilakukan adalah dengan melakukan riset terhadap target audiens dan kompetitor. cari tahu siapa saja kompetitor potensial yang menjual produk yang mirip dengan yang akan dijual.
  2. Tentukan Fokus dan Karakteristik Brand. menentukan fokus brand merupakan suatu yang sangat berpengaruh terhadap semua elemen yang ada selama kamu membangun brand tersebut.
  3. Tentukan Nama Brand. Pengaruh pemilihan nama sebuah bisnis bisa jadi sangat kecil dan besar tergantung pada jenis bisnis yang kamu mulai. sebuah brand lebih dari sekedar nama. karakteristik, tindakan, dan reputasi dari sebuah brand yang akanmembuatnya memiliki arti di pasaran.
  4. Tentukan Slogan Brand. slogan yang catchy dan mampu mewakili visi dan misi brand kamu merupakan sesuatu yang penting namun tetap saja sulit untuk diciptakan. slogan yang singkat dan deskriptif yang mampu mewakilil brand kamu akan mudah untuk dikenali.
  5. Tentukan penampilan/Gaya Brand. baik warna dan font yang terkandung dalam brand kamu merupakan sesuatu yang sangat penting untuk ditetapkan. setelah menentukan nama dan slogan brand kamu, saatnya kamu menentukan visual penampilan secara visual.
  6. Desain Logo Brand. Entah kamu membuatnya sendiri atau menggunakan jasa desainer, sebuah logo brand harus mudah diingat, unik, dan terukur.
  7. Kembangkan Terus Bisnismu. Membangun sebuah brand tidak berhenti saat kamu mebuat logo dan slogan. Brand harus selalu ada dan tetap konsisten manakala pelanggan kamu berinterkasi dengannya.

Strategi atau Cara Promosi Brand atau Produk :

  1. Memanfaatkan Media Sosial. Di era globalbilasasi dengan teknologi yang serba canggih ini, media sosial adalah kewajiban yang harus dimiliki para pelaku bisnis. mulai dari facebook, instagram, tiktok dan lainnya.
  2. Ikut Serta dalam Mengadakan event. Menyelenggarakan event dan menjadi sponsor pada suatu event, merupakan salah satu peluang bagi sebuah usaha kecil menengah untuk mendaoatkan pelanggan berpotensial.
  3. Bagi-Bagi Produk. Memberikan produk secara langsung pada pasar atau calon pelanggan potensial untuk produk anda. Anda bisa memberikan secara gratis apabila pelanggan mengambil produk lebih dari sepuluh.
  4. Menggunakan Barang Promosi. Untuk melaksanakan cara promosi yang baik, anda bisa menggunakan barang promosi yang sudah ada label resminya.
  5. Laksanakan Survey Daya Beli Sebelum Menjual. Untuk peningkatan mutu produk dan pelayanan, sebaiknya anda bisa melaksanakan survei kepada setiap pelanggan setelah menjual produk. anda bisa melaksanakn langsung di tempat, lewat telepon atau email.

Baca juga Pengertian Virtual Office dan Manfaatnya

Share This